Senin, 02 Februari 2009

MOMMY


MOMMY

Mama melahirkan kita sambil menangis kesakitan dan masih
kita menyakitinya

Masih mampukah kita tertawa melihat penderitaannya

Mencaci makinya, melawannya, memukulnya, mengacuhkannya,
meninggalkannya

Mama tidak pernah mengeluh

Membersihkan kotoran yang ada, pada kita waktu masih kecil

Memberikan ASI waktu kita bayi

Mencuci celana kotor kita

Menahan derita menggendong kita seharian

Sadarilah bahwa di dunia ini tak ada 1 orangpun yang mau
mati demi kita

Selain mama…

-I love you, mom-

2 komentar:

  1. Ibunda adalah manusia paling terhormat dalam pandangan kita. Dia adalah orang yang paling berjasa dalam dalam proses “kedatangan kita di dunia ini”. Kasih Bunda tidak berbalas, untuk selama-lamanya. Bunda tersayang selalu memberi, memberi, dan terus memberi, tidak pernah mengharapkan balasan apapun. Kasih Bunda tidak seperti hubungan dagang, dimana di situ ada harga, janji dan kesepakatan. Inilah kasih sayang paling jujur dan mulia dalam hidup kita. Jadi benar kata Lilian “jika ada orang yang bersedia mati untuk kita maka dia pastilah Ibunda kita”

    Lantas sebagai putra dan putri, bagaimanakah seharusnya kita bersikap serta memperlakukan Ibunda kita tersayang. Duduk diamlah sebentar, berhentilah melakukan sesuatu, ingatlah masa-masa menyenangkan di mana anda merasa sangat nyaman dalam timang-timang Bunda. Tumbuhkan perasaan sayang mendalam kepada beliau, kemudian berjanjilah kepada diri sendiri bahwa kita akan senantiasa menjaganya serta selalu memberikan yang terbaik untuknya.

    Menyiapkan teh atau kopi setiap hari untuk Bunda kita (orang tua kita) adalah suatu nilai lebih bagi beliau kepada kita. Ini sudah merupakan suatu bukti nyata baginya bahwa kita sangat memperhatikan, dan yang lebih penting lagi adalah bahwa ini akan sangat membuatnya bangga kepada kita. Apabila memungkinkan, kita dapat memeluk Bunda kita setiap hari. Jika kita memeluk Bunda kita dengan erat, maka otomatis seolah-olah dia juga memeluk miliknya yang paling dia banggakan, dan yang paling dia andalkan. Kita harus mencoba mengerti bahwa kita ini adalah miliknya yang paling berharga, tidak ada malapetaka terbesar baginya selain malapetaka kehilangan kita sebagai putra dan putrinya.

    So buktikan kasih sayang kita kepada Ibunda kita, sekarang juga.

    BalasHapus
  2. BAGAIMANAPUN KITA TIDAK BOLEH MELUPAKAN JASA IBU KITA. SERINGKALI KITA MENGANGGAP PENGORBANANNYA MERUPAKAN SUATU PROSES ALAMI YANG BIASA SAJA; TETAPI KASIH DAN KEPEDULIAN IBU KITA ADALAH HADIAH PALING BERHARGA YANG DIBERIKAN KEPADA KITA SEJAK KITA LAHIR. PIKIRKANLAH HAL ITU... APAKAH KITA MAU MENGHARGAI PENGORBANAN TANPA SYARAT DARI IBU KITA?

    God bless all of us.

    Amen.

    BalasHapus